Kamis, 19 Desember 2013

LAHIRNYA SAWANGAN WOLVES

Pada tanggal 20 Mei 2013,akhirnya saya melakukan konsolidasi dengan Gold Lion Fc yang saya berdirikan dengan rekan2 saya yang lain. Dan akhirnya saya mendirikan sebuah klub baru yang bernama SAWANGAN WOLVES Fc.

Dimana komposisi pemain yang saya miliki antara umur 17-23 tahun. Saya memang lebih fokus ke usia muda, karena merekalah bibit masa depan sepakbola negara Indonesia.

Karakter pemain yang saya miliki dan saya inginkan hanya 2 kriteria: Spirit dan berjiwa pemenang.

Untuk saat ini SWFc berlatih di GOR Hadi Pancoran Mas Depok pada pukul 19.00-21.00 WIB.

dan untuk pertandingan resmi akan diadakan di GOR Bulungan Jakarta.

Target yang ingin kita capai adalah
1. Lolos verifikasi tim dari Badan Futsal Indonesia
2. Mengikuti Indonesia Futsal League
3. Menciptakan bibit unggul dalam persepakbolaan Indonesia.

Minggu, 19 Desember 2010

Susah dan senang menjadi seorang pelatih

Saya adalah seoramg pelatih amatir dari tim kecil yang berlokasi di depok. saya sudah melatih selama 3 tahun dan sudah mengantongi beberapa prestasi sebagai pemain dan pelatih.

Dalam saat melatih sepakbola saya pernah mengalami kejadian yang seharusanya tidak boleh dimiliki oleh seorang pelatih yaitu JENUH, karena kalau seorang pelatih apapun cabang olahraganya tidak boleh memiliki sifat itu karena dapat merusak kinerja pelatih tersebut dan kinerja tim yang dia latih. Sifat tersebut dikarenakan oleh tingkat stres yang sangat tinggi dan kejadian-kejadian yang terjadiu di luar lapangan atau tempat latihan.

Lalu kesenangan saya dalam melatih sebuah tim adalah :
  • Saya dapat mengenali karakter dari semua orang-orang yang berada di dalam tim tersebut
  • Saya juga dapa bereksperimen terhadap strategi yang hendak saya gunakan dalam sebuah pertandingan atau latihan
  • Lalu saya dapat banyak teman untuk berdiskusi atau melakukan patnership.
Bagi pelatih-pelatih muda seperti saya hendaknya jangan pantang menyerah dalam menghadapi situasi yang sedang menerjang kita, kalau bisa kita lawan rasa takut tersebut dan berpikir secara jernih pada saat berpikir.

"JANGAN SEKALI-KALI MELAKUKAN PERBUATAN YANG DILUAR DARI KODE ETIK SEORANG PELATIH"